1. KUATKANLAH IMAN KAMI
Ku tau ya Tuhan
Kalau dunia ini akan ada akhirnya
Dan ku tau juga ya tuhan
Kalau engkau akan datang untuk kedua kali nya
Peperangan tsunami dan gempa bumi
Telah kami alami yah tuhan
Bahkan masih banyak lagi ya tuhan
Bencana yang akan kami hadapi
Selama kami masih hidup di dunia
Ku tau juga ya tuhan
Ini terjdi bukan karna murkaMu
Terhadap kami umatMu
Tetapi ya Tuhan
Supaya semua yang tertulis tergenapi ya Tuhan
Kadang hatiku goyah menjalani hidup ini ya tuhan
Bencana, masalah silih berganti
Tetapi tuhan, aku selau berharap padaMu
Kuatkan dan teguhkan lah iman Ku ya Tuhan
Untuk menghadapi hidup ini
Dan segala sesuatunya Ku serahkan padaMu tuhan
Dan apabila cobaan datang
Aku tetap tegar MenjalaninNya
Dan pada saat Engkau kembali kedunia ini
Engkau Berkata “EngkauLah anak yang kukasihi”
2. K E R I N D U A N K U
Yesus. . . . .
Lihatlah negri kami ini Tuhan
Dengarlah jeritan tangis kami
Lihatlah setiap hati yang lara
Yang meantikan kedatangan mu
Bapa . . . .
Kami mohaon belas kasihMu
KasihaniLah kami tuhan
Sendangkanlah telingaMu di Negri kami ini
Kami Rindu Engkau Yesus. . . .
Negri kami Kau pullihakan
Ubahkan negrikami bapa
Agar negri kami layak dihadapanMu
Dan kami menjadi Umat pilihanMu
Satu keyakinan kami bapa
Bahwa ada rencanaMu di balik semua ini
Karna kami tau yesus
Setiap rencanaMu indah pad waktu Nya.
3. MENANTI DAMAI DI SORGA
Dimana-mana terjadi bencana alam
Gempa menguncang bumi
Badai tsunami menyapu bersih
Tanah longsor menimbun rumah-rumah penduduk
Banjir menggenangi bumi yang kering
Sungguh becaa alam meranggut segalanya
Istri kehilangan suami
Seorang Bapak kehilangan keluarganya
Anak-anak kehilangan kedua orng tuanya
Semua penduduk kehilangan harta bendanya
Sungguh bencana alam menghancurkan obsesi
Yang tersisa hanya kekuatiran dan kecemasan
Tak ada lagi kebahagiaan tersisah
Trauma yang panjang menguasai dan menghantui hidup
Mengunci setiap mulut dalam hening kebisuan
Tuhan . . . . .
Lawatlah mereka yang saat ini terluka
Hiburkan hidup mereka yang menderita
Tuk’ menanti damai dari surgaMu.
4. TANYALAH DIRIMU SENDIRI
Jikalau masalah datang
Mengahampirin hidupMu
Jangan tanya pada ku “Mengapa”?
Karna sesungguh nya engkau tau
Engkau tidak hendak mencariku
Jikalau jalan yang buntu
Menghadang langkahmu
Jangan tanya pada ku “Mengapa”?
Karena engkau masih terlalu perkasa
Untuk pasrah pada tangan-Ku
Jikalau kedudukan gelombang tsunami tiba
Jangan tanya pad ku “Mengapa”?
Karna sebenarnya engkau
Tidak mencari jawab-Ku
5. D A M A I
Damai . . . .
Dikalau musim kemarau habis menjelang menerjang
Para petani merasa hampa gulana, kebingunggan
Gagal panen hendak menyerang
Damai hadir bagai hujan harapan menyirnakan kegalauan
Damai . . . .
Dari padang gurun gersang,terjal tanpa benih-benih
Penuh kebebatuan tajam sepanjang perjalan
Damai bagai setitik embun yang putih bersih nan jernih
Memenuhi hasrat dahaga sebagai tanda-tanda kehidupan
Damai . . . .
Ditengah kefasikandunia maya fana
Didalam segala prilaku yang tak terplihara
Seorang pemimpin seakan tak perduli tanggung jawabnya
Saat itu lah damai turun dari atas surga
Damai . . . .
Ia Yesus lahir ke dunia yang mulia
Membawa titik terang yang bersinar
Damai oh damai menentramkan jiwa yanggundah gulana
Kami sambut engkau Yesus Penyelamat, pembawa
damai bagi Dunia.
6. KUCARI SENYUMMU
MENGAYUN LANGKAH PADA TITITK SUNGAI
BIAR PUN AKU TAHU DERITA DI UJUNG BEBATUAN
KUJARI JUA SENYUMMU
TETAPI KEPALSUAN YANG KU JUMPA
KAU JELMAKAN SENYUM LANGIT PADA KISI – KISI PADAS
PADA RIAK – RIAK AIR SUNGAI
KAU TIPU AKU
DIMANA ENGKAU KUCARI
PADA KOTAK BETON YANG DIKATAKAN OLEH ORANG
GEREJA ?
PADA LEMBAR – LEMBAR BUKU YANG DIKATAKAN ALKITAB ?
ATAU PADA ORANG LAIN YANG DIKATAKAN ORANG
HAMBAMU ?
BUKANKAH ENGKAU TAK LEBIH DARI KATA DAN KHAYAL ?
BUKANKAH ENGKAU MIRIP ANGIN ?
HINGGA KU TAHU SIAPA DIRIMU
HINGGA KU TAHU SIAPA DIRIMU
KARNA MEMANG TAK PERLU AKU TAHU.
ITU DULU. . . . . . . . . . .
KINI AWAL ENGKAU KU-KENAL
KUSELAM
SAMBUT- AKU. . . . . . . .
7. AKU TETAP MENGIKUT – MU
Yesus . . . . .. . . . .
Aku tahu bahwa aku tak akan mampu
Menggeser atau memindahkan gunung
Tapi aku dapat memutuskan untuk beriman padamu
Yesus. . . . . . . . . .
Aku tahu bahwa aku tak akan dapat mengatur
terbit, tenggelamnya matahari
Tapi aku dapat mengambil tekat untuk tekat
padaMu
Yesus. . . . . . . . .
Aku tahu bahwa aku tak akan cukup perkasa
untuk memperdalam dan memperluas lautan
tapi aku dapat belajar untuk dekat padamu
Yesus. . . . . . .
Aku tahu bahwa aku tak kuasa membuat
Cuaca selalu serah
Tapi aku dapat berkehendak penuh syukur
padaMu
Yesus . . . . . . .
Aku tahu bahwa aku tak dapat menolak
Datang masalah dalam hidupku
Tapi aku dapat menetapkan hatiku untuk tetap melayaniMu
Karena aku mau selalu mengukutMu, Yesus. . . . . . . . .
8. SAAT TEDUH
Pagi yang sunyi ini
Ada bagian alkitab yang kubaca
Merenungkan dengan pejaman mata
Akhirnya aku berdoa
Dalam hati merasa hangat
Kuhayati hidup ini
Firman allah meresapi nilai hidup
Firman tuhan yang berkuasa
Saat – saat bersama tuhan
Adakalahnya beban berat dilemparkan
Kini usai kesusahan
Pagi yang sungguh berarti
Saat teduh dibawah lindungan
Adakalanya waktu yang ideal
Setiap hati mendapat jawaban
Ada perasaan dosa diampuni tuhan
Ada bisikan roh kudus tuhan
Ada perubahan hidup
Saat teduhbersama tuhan
Kutemukan kedamaian
Kehangatan di hati
Sedalam aku menyelami firmannya
Masihkah kita tertidur di pagi hari?
Bangunlah dengan saat teduhmu!
Masihkah kita tertidur di pagi hari?
Bangunlah dengan saat teduhmu!
9. AJAR AKU MENCINTAIMU
Tuhan. . . . . .
Ajar aku mencintaimu dengan sederhana
Sehingga tak ada laasan bagiku
Tak punya daya untuk membagi sesuatu
Tak punya nalar untuk menyumbang sesuatu
Tuhan . . . . . . . . . .
Ajar aku mencintaimu dalam kelemahan
Sehingga tak ada laasan bagiku
Tak punya kekuatan untuk melayani
Tak punya untuk
Tak punya talenta untuk dibanggakan
Tuhan . . . . . . . . . .
Ajar aku mencintaimu dalam keburukan
Sehingga tak ada laasan bagiku
Tak punya kebaikan untuk layak menghampirimu
Tak punya ketampanan untuk percaya diri
Tak punya talenta untuk dibanggakan
Tuhan . . . . . . .
Ajari aku untuk mencintai dengan hati
Sehingga tak ada alasan bagiku
Tak punya kata untuk dirangkai
Tak punya ucap untuk dikatakan
Tak punya gaya untuk di tunjukan
Tuhan . . . . . .
Ajari aku untuk mencintai dengan ketiadaan
Sehingga tak ada alasan bagiku
Tak punya tangan untuk dilipat
Tak punya lutut untuk sujud
10. DAMAI OH DAMAI
Kulangkahkan kakiku menelusuri jalan kehidupan
Aku banyak melihat keluh kesah
Aku melihat ada yang tertawa, ada yang menangis
Ada yang kesal ada juga yang kesal
Ada juga yang cemburu dan ada juga yang sombong, semua terlihat olehkuharus hidup seperti ini?
Aku merenung dalam kesunyian malam
Aku hanya mendengar suara angin yang berhembus
Sepoi-sepoi
Semua orang telah tertidur
Ada perasaan tenang, lega dan damai
Semua itu terjadi sampei esok hari
Esok hari demikian juga yang terjadi
Ketenangan, kedamaian yang semalam kualami tidak ada lagi
Damai . . . . .oh . . . .damai dimana akan kutemukan?
Apakah setelah aku tertidur untuk selamanya?
Kurenungkan kembali apa yang ku perbuat
Sungguh juga tempatku bukan tempat yang damai
Kemanakah aku akan berjalan?
Setelah kucoba kembali untuk melangkah
Aku melihat apa yang kuinginkan
Disana semua tersedia, itulah yang kucari
Hanya dengan satu nama jika aku percaya
Dia yang kucinta, dia yang kupuja
Dia yang kusebut YESUS RAJA DAMAI.
11.KU KAGUM
Saat malam tiba, dikala aku duduk diluar
Ku tatap keatas langit
Melihat indahnya bulan dan bintang
Bercahaya menynari bumi
Saat pagi tiba, ku terbagun dari tidurku
Kudengar ayam berkokok, kudengar burung berkicau
Pertanda pagi sudah tiba
Kulangkahkan kakiku keluar
Ku tatap kelangit yang biru
Dan kulihat seberkas sinar matahari
Oh. . . . . sungguh indah nya matahari pagi
Lalau kuhirup udara pagi
Wah. . . . alangkah segar dan sejuknya pagi itu
Ku melayangkan mataku ketanaman yang hijau
Padi, bunga, pepohonan, rumput – rumputan
Embun pagi membasahi tubuh mereka
Kulihat mereka hidup dan segar
Indah dan menajubkan
Siapa gerangan dibalik ini semua?
Jawabannya ada padaku dan kamu
Aku kagum padaMu, sang pencipta
Kau ciptakan langit dan bumi
Kau ciptakan cakrawala dan tumbuh – tumbuhan
Kau ciptakan matahari dan manusia
Semaua yang kau ciptakan sungguh amat baik
Semuanya ada begitu sempurna
Sugguh agung karyaMu
Aku bangga padaMu
Ku kagun akan Engkau
Nama : elsa guslirantie togatorop
Kelas : XII sma
Guru Agama Kristen : Lukas Pardomuan Hutasoit, S.Pd.K
Tidak ada komentar:
Posting Komentar